Cara Add Swap di CentOS 7, Ini Penyebab WP Kamu “Error Establishing a Database Connection”!


Pernah nggak sih pas lagi enak-enak ngetik artikel, edit tampilan blog tiba-tiba server error dan menampilkan tulisan konyol “Error Establishing a Database Connection“?.

Jika pernah, mungkin salah satu masalah penyebabnya adalah yang satu ini.

Yap!

Apa lagi jika bukan kehabisan memory ram yang menyebabkan database mati. Hal ini sering terjadi pada salah satu server IDNprice.com, ya karena IDNprice.com sendiri menggunakan server DigitalOcean yang memang tidak dilengkapi tambahan Swap.

Apa itu Swap?

Swap atau dikenal dengan Swap Memory adalah memory virtual yang digunakan saat memory fisik (RAM) sudah penuh. Proses-proses yang tidak dapat ditangani oleh RAM akan ditangani oleh Swap, lebih tepatnya sebagai ram cadangan jika memory utama habis.

Nah, cara menambahkan swap di vps juga sangat mudah dan bisa dilakukan lewat ssh, caranya cek dibawah!

1. Pertama-tama login ssh dulu, lewat PuTTy kalau saya.

2. Pastikan vps anda belum dilengkapi swap, cara cek berikut.

swapon -s

Jika kosong, artinya belum ada Swap.

3. Pastikan agan memiliki cukup ruang untuk install Swap. Kita akan coba membuat 2GB Swap.
Caranya copy Paste command berikut:

dd if=/dev/zero of=/swapfile bs=2048 count=1024k

Angka 2048 adalah ukuran swap yang akan kita buat yakni 2GB, dan angka 1024k adalah memory ram utama kita, jika agan pakai 2GB ram tinggal di kali 2 aja.
Jika sudah, tekan enter maka hasilnya seperti ini:

1048576+0 records in
1048576+0 records out
2147483648 bytes (2.1 GB) copied, 15.2718 s, 141 MB/s
[[email protected] ~]#

4. Jadikan file /swapfile yang kita buat tadi menjadi file system dengan perintah:

sudo mkswap /swapfile

Jika sudah, maka hasilnya seperti ini:

Setting up swapspace version 1, size = 2097148 KiB
no label, UUID=01d31765-c466-444d-ad10-3272392cec71
[[email protected] ~]#

5. Lalu copy paste kode ini untuk mengaktifkan swap.

sudo swapon /swapfile

Jika sudah, maka hasilnya seperti ini:

swapon: /swapfile: insecure permissions 0644, 0600 suggested.
[[email protected] ~]#

6. Lalu cek swap agan kembali.

swapon -s

Hasil swap yang sudah aktif.

Filename                                Type            Size    Used    Priority
/swapfile                               file    2097148 264     -2
[[email protected] ~]#

7. Biar swap-nya nggak hilang saat di reboot, kita perlu mengedit edit file /etc/fstab dan menambahkan kode /swapfile swap swap defaults 0 0, caranya jalankan perintah berikut.

sudo nano /etc/fstab

Jika gagal, nano diganti vi ya.
Jika sudah, maka hasilnya seperti ini:

#
# /etc/fstab
# Created by anaconda on Mon Jan 28 20:51:49 2019
#
# Accessible filesystems, by reference, are maintained under '/dev/disk'
# See man pages fstab(5), findfs(8), mount(8) and/or blkid(8) for more info
#
UUID=f41e390f-835b-4223-a9bb-9b45984ddf8d /                       xfs     defaults        0 0

Dan tambahkan code ini dipaling bawah.

/swapfile          swap            swap    defaults        0 0

Contoh menambahkanya berikut:

#
# /etc/fstab
# Created by anaconda on Mon Jan 28 20:51:49 2019
#
# Accessible filesystems, by reference, are maintained under '/dev/disk'
# See man pages fstab(5), findfs(8), mount(8) and/or blkid(8) for more info
#
UUID=f41e390f-835b-4223-a9bb-9b45984ddf8d /                       xfs     defaults        0 0

/swapfile          swap            swap    defaults        0 0

8. Setelah itu tinggal save dah, Ctrl+O untuk save dan Ctrl+X untuk keluar.

Nah, bagai mana? Mudah bukan?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *